Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Listyo Sigit Prabowo Ziarah ke Makam Soeharto di Astana Giribangun
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Listyo Sigit Prabowo Ziarah ke Makam Soeharto di Astana Giribangun (jatengNOW/Dok)
KARANGANYAR, JATENGNOW.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah dan doa bersama di makam Presiden ke-2 RI Soeharto dan Siti Hartinah di Kompleks Astana Giribangun, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan, loyalitas, disiplin, serta dedikasi para tokoh bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan itu antara lain Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Eko Rudi Sudarto, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.
Setibanya di Kompleks Astana Giribangun, rombongan disambut Wakil Bupati Karanganyar Ade Eliana, Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, jajaran Forkopimcam Matesih, pejabat utama Polres Karanganyar, serta Kepala Harian Astana Giribangun Sukirno.

Suasana khidmat menyelimuti prosesi ziarah saat Kapolri bersama rombongan memasuki Cungkup Argo Sari. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, kemajuan, dan keberkahan.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara Soeharto dan Siti Hartinah sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian kedua tokoh bangsa tersebut.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto mengatakan ziarah ini memiliki makna penting dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
“Melalui ziarah ini, seluruh anggota Polri diajak untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, loyalitas, serta semangat pengabdian yang diwariskan para pendahulu bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya momentum memperingati perjalanan panjang institusi Polri, tetapi juga sarana refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Di usia ke-80 ini, Polri berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya. (jn02)
