Pesan Mbah Con di Malam Sumpah Pemuda: Sukseslah, Bikin Bangga Orang Tuamu!

0
WhatsApp Image 2026-10-27 at 23.34.42

Pesan Mbah Con di Malam Sumpah Pemuda: Sukseslah, Bikin Bangga Orang Tuamu! (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko membagikan pesan inspiratif kepada generasi muda dalam acara Malam Refleksi Menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda di Monumen Tugu Lilin, Kota Surakarta, Selasa (27/10/2026) malam.

Sosok yang akrab disapa Mbah Con itu tampil bukan untuk berbicara soal keamanan dan penegakan hukum, melainkan memotivasi anak-anak muda agar berani bermimpi, mengenali potensi diri, dan tidak takut menghadapi kegagalan.

Kegiatan yang diselenggarakan Gerakan Solusi Indonesia (GSI) tersebut dihadiri Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani, Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Di hadapan ratusan peserta, Mbah Con mengingatkan bahwa ada tiga hal yang perlu diingat setiap orang ketika ingin meraih kesuksesan, yakni Allah SWT, orang tua, dan diri sendiri.

“Kalau kalian ingin sukses, ingat tiga hal. Pertama Allah SWT, kedua orang tua, dan ketiga orang yang setiap hari kalian lihat di cermin, yaitu diri kalian sendiri,” ujar AKBP Condro.

Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan. Setiap orang perlu mengenali kekurangan diri, terus belajar, memperbanyak membaca, melatih kemampuan berbicara, serta mengambil pelajaran dari hal-hal positif di sekitarnya.

Ia juga berpesan agar anak-anak muda tidak menjadikan pencapaian orang lain sebagai tolok ukur kehidupan mereka. Sebaliknya, mereka perlu fokus memperbaiki diri dan berani bangkit ketika mengalami kegagalan.

“Kegagalan itu adalah kunci kesuksesan. Fokuslah pada perkembangan diri sendiri. Jangan sibuk melihat kanan dan kiri, apalagi membandingkan hidup kalian dengan kesuksesan orang lain,” pesannya.

Dalam pesannya, Mbah Con turut menyoroti kebiasaan generasi muda yang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan telepon genggam, media sosial, kecerdasan buatan (AI), dan permainan daring.

Ia mengajak para pemuda menggunakan teknologi secara bijak serta mengimbanginya dengan kegiatan yang menambah pengetahuan dan keterampilan.

“Jangan sampai isi kepala kita hanya HP, media sosial, AI, dan game online. Isi kembali dengan hal-hal positif. Hidup cuma sekali, bikin bangga orang tua kita. Anak-anak muda harus sanggup membangun dirinya sendiri dan membangun Kota Solo,” tegasnya.

Tak hanya memberikan motivasi, Mbah Con juga memperkenalkan tiga prinsip sederhana yang dapat dijadikan pegangan dalam menjalani kehidupan, yakni Smile, Smart, dan Some.

Prinsip pertama, Smile, mengajak setiap orang untuk tetap tersenyum dalam berbagai keadaan, baik ketika menghadapi kesulitan maupun saat merasakan kebahagiaan.

“Tetaplah tersenyum dalam kondisi apa pun. Susah atau senang, tetap tersenyum. Orang hebat adalah orang yang mampu mencintai semua rasa dalam kehidupannya,” ungkapnya.

Prinsip kedua, Smart, menekankan pentingnya kemauan untuk terus belajar, gemar membaca, dan meningkatkan kemampuan diri. Ia mendorong generasi muda memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat memperluas wawasan.

“Jangan mau kalah dalam hal belajar. Kalau orang lain bisa, saya harus bisa. Bahkan saya harus lebih mampu. Tapi semua itu harus dibuktikan dengan kemauan belajar dan kerja keras,” pesannya.

Sementara itu, prinsip ketiga, Some, menekankan pentingnya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

Menurut Mbah Con, kesuksesan tidak hanya diukur dari jabatan, kekayaan, maupun prestasi. Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin dari kemampuan seseorang menghadirkan kebahagiaan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Jadilah orang yang kehadirannya membawa kebahagiaan. Karena pada akhirnya, hidup kita harus bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Melalui refleksi menuju satu abad Sumpah Pemuda, Mbah Con berharap generasi muda Solo tidak hanya menjadi penonton perubahan zaman. Mereka diharapkan tumbuh sebagai generasi yang percaya diri, berilmu, berkarakter, dan peduli terhadap sesama.

Ia menegaskan, masa depan Kota Solo turut ditentukan oleh kemauan anak-anak muda untuk terus belajar, bangkit dari kegagalan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jangan hanya bangga melihat kesuksesan orang lain. Bangun kesuksesanmu sendiri, bahagiakan orang tuamu, dan jadilah generasi yang mampu membuat Kota Solo semakin baik,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *