Prajurit Arhanud 15 Mahir Bertukang di TMMD Sragen, dari Bela Diri ke Pasang Batu
Prajurit TNI dari Batalyon Arhanud 15 menunjukkan kemampuan bertukang di TMMD Sragen. Dari bela diri, kini piawai pasang batu talud di Desa Puro.
Prajurit Arhanud 15 Mahir Bertukang di TMMD Sragen, dari Bela Diri ke Pasang Batu. (jatengnow/dok)
SRAGEN, JATENGNOW.COM – Prajurit TNI dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 15 menunjukkan kemampuan tak terduga saat bertugas di program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.
Bertempat di Dukuh Terik Mulyo, Puro, para anggota Satgas dituntut mampu menyesuaikan diri dengan berbagai jenis pekerjaan fisik di lapangan, termasuk pekerjaan konstruksi, Kamis (23/4/2026).
Salah satu anggota Satgas, Sertu Nurdin, menjadi contoh nyata bagaimana prajurit TNI mampu beradaptasi dengan cepat. Ia yang berasal dari Batalyon Arhanud 15 awalnya mengaku belum memiliki pengalaman di bidang pertukangan.
Namun saat terlibat langsung dalam pembangunan talud sebelum pengecoran jalan, ia mulai belajar bersama warga dan rekan sesama Satgas.
“Awalnya memang sempat kikuk, tapi setelah beberapa jam mencoba, saya mulai terbiasa dan bisa memasang batu dengan baik,” ungkapnya.
Menurut Sertu Nurdin, sebagai prajurit TNI, kemampuan bela diri dan tugas militer sudah menjadi hal yang dikuasai. Namun, pengalaman di TMMD memberikan tantangan sekaligus ilmu baru yang sangat berharga.
“Kalau soal bela diri tentu sudah kami kuasai. Tapi di TMMD ini kami juga belajar hal baru, seperti memasang batu pondasi untuk talud,” jelasnya.
Kemampuan beradaptasi ini menjadi salah satu kunci keberhasilan Satgas TMMD dalam menyelesaikan berbagai target pembangunan.
Program TMMD yang digagas oleh TNI Angkatan Darat tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi prajurit dalam berbagai bidang.
Melalui kegiatan ini, para anggota TNI tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat di luar tugas militer.
Dengan semangat gotong royong bersama warga di Sragen, pembangunan talud dan jalan di Desa Puro diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.(JN01)
