Respati Siapkan Program Kirim Pemuda Solo Tempuh Pendidikan ke Belanda
Respati Siapkan Program Kirim Pemuda Solo Tempuh Pendidikan ke Belanda (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Wali Kota Surakarta Respati Ardi berencana mengirim pemuda asal Kota Solo untuk menempuh pendidikan di Belanda melalui skema kerja sama beasiswa dan pertukaran pelajar. Rencana tersebut disampaikan Respati usai menerima kunjungan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Selasa (27/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Respati menyebutkan sejumlah agenda strategis yang dibahas, terutama peluang kerja sama di sektor pendidikan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Pemerintah Belanda. Salah satu fokusnya adalah membuka akses beasiswa bagi generasi muda Solo untuk melanjutkan studi di sejumlah universitas ternama di Negeri Kincir Angin.
Respati menjelaskan, Pemkot Solo tengah menjajaki program scholarship bagi masyarakat usia produktif untuk berkuliah di universitas seperti Universitas Leiden dan Universitas Utrecht, serta beberapa perguruan tinggi lain di Belanda.
“Di sektor pendidikan nanti ada paket scholarship untuk siswa di beberapa universitas. Tentunya untuk usia produktif, ada Leiden dan Utrecht serta universitas lain yang sedang kami jalin. Banyak universitas di Indonesia juga memiliki program double degree dengan Belanda, sehingga ini membuka peluang mendapatkan beasiswa yang lebih luas,” ujar Respati.
Sebagai tahap awal, Pemkot Solo juga akan menginisiasi program pertukaran pelajar dan budaya antara Surakarta dan Belanda. Program tersebut dirancang agar pelajar Solo dapat merasakan langsung proses pendidikan sekaligus mengenal budaya Belanda, dan sebaliknya.
“Kami akan melakukan pertukaran budaya selama delapan minggu. Dari kami akan mengirim pelajar ke sana untuk belajar, dan dari Belanda juga akan mengirimkan pelajarnya ke Solo untuk mempelajari budaya yang ada di sini,” jelasnya.
Respati menegaskan, Pemkot Solo siap menyambut pelajar dari Belanda dengan baik sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya dan memperkenalkan kekayaan tradisi Kota Bengawan ke kancah internasional.
Sementara itu, Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, Solo memiliki ikatan sejarah panjang dengan Belanda yang dapat menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi masa depan, khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan.
“Saya pikir sangat penting untuk merawat Kota Solo karena sejarahnya. Hubungan dengan Belanda telah terjalin selama berabad-abad, dan kami berdiskusi bagaimana sejarah tersebut dapat dimanfaatkan untuk masa depan,” ungkap Marc Gerritsen.
Selain kerja sama pendidikan, Marc Gerritsen juga mengapresiasi gagasan Wali Kota Solo yang menempatkan pembangunan kota hijau sebagai salah satu prioritas pembangunan Surakarta ke depan. (jn02)
