Satgas TMMD ke-128 Sragen Mulai Aktivitas dengan Apel dan Senam, Jaga Stamina Prajurit di Lokasi Proyek
Satgas TMMD ke-128 Sragen memulai aktivitas dengan apel dan senam pagi untuk menjaga kebugaran prajurit sebelum menjalankan pembangunan infrastruktur desa.
Satgas TMMD ke-128 Sragen Mulai Aktivitas dengan Apel dan Senam, Jaga Stamina Prajurit di Lokasi Proyek. (jatengnow/dok)
SRAGEN, JATENGNOW.COM – Personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 dari Kodim 0725/Sragen memulai kegiatan harian dengan apel pagi yang dilanjutkan senam bersama.
Aktivitas ini berlangsung di Dukuh Terik Mulyo, Kelurahan Puro, Kecamatan Karangmalang, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Sertu Nurdin sebagai bagian dari persiapan fisik sebelum para anggota menjalankan tugas pembangunan di lapangan.
Apel pagi menjadi momen untuk pengecekan personel sekaligus penyampaian arahan tugas. Usai apel, seluruh anggota Satgas mengikuti senam pagi secara kompak di area lokasi TMMD.
Menurut Sertu Nurdin, aktivitas fisik ringan ini sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh prajurit agar tetap prima, terutama karena pekerjaan yang dilakukan cukup berat seperti pembangunan jalan dan infrastruktur desa lainnya.
“Dengan kondisi tubuh yang bugar, anggota bisa bekerja lebih maksimal dan terhindar dari kelelahan saat menjalankan tugas,” ujarnya.
Senam pagi tidak hanya berdampak pada kekuatan fisik, tetapi juga membantu meningkatkan konsentrasi dan semangat kerja. Gerakan yang dilakukan secara bersama-sama menciptakan suasana kebersamaan sekaligus membangun energi positif di antara anggota Satgas.
Selain itu, paparan sinar matahari pagi dinilai memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan, terutama dalam membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami.
Kegiatan apel dan senam pagi menjadi bagian dari rutinitas harian selama pelaksanaan TMMD ke-128 di Sragen. Disiplin ini diterapkan guna memastikan setiap personel selalu dalam kondisi siap menjalankan tugas.
Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya pada sektor infrastruktur.
Dengan kondisi fisik yang terjaga dan semangat kebersamaan yang kuat, diharapkan seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat nyata bagi warga setempat.(JN01)
