Simulasi Sispamkota di Semarang, Polda Jateng Tekankan Pengamanan Humanis dan Profesional

0
image

Simulasi Sispamkota di Semarang, Polda Jateng Tekankan Pengamanan Humanis dan Profesional (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Polda Jawa Tengah menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi dinamika aksi unjuk rasa yang berpotensi berkembang di lapangan.

Dalam simulasi tersebut, digambarkan situasi aksi massa yang awalnya berjalan kondusif, namun perlahan memanas. Polwan negosiator tampil di garis depan dengan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan dan menjembatani aspirasi massa.

Seiring meningkatnya eskalasi, satuan Dalmas Polrestabes Semarang mulai diterjunkan untuk memperkuat pengamanan. Ketika situasi semakin tidak terkendali dan terjadi aksi anarkis, pasukan Dalmas Lanjut, Raimas, hingga Brimob bergerak secara taktis untuk mengurai massa dan mengendalikan keadaan.

Meski tampak realistis, seluruh rangkaian tersebut hanyalah simulasi yang dirancang untuk melatih respons cepat dan terukur aparat kepolisian dalam berbagai skenario pengamanan.

Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, pejabat utama Polda Jateng, serta 35 Kapolres jajaran se-Jawa Tengah.

Wakapolda menegaskan bahwa latihan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh jajaran dalam menangani aksi unjuk rasa, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengabaikan tindakan tegas jika dibutuhkan.

“Setiap anggota harus memahami kapan harus bersikap humanis dan kapan harus bertindak tegas secara profesional. Standar ini harus sama di seluruh wilayah Jawa Tengah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran para Kapolres bukan sekadar menyaksikan, melainkan memastikan seluruh prosedur yang diperagakan dapat diterapkan secara konsisten di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat dalam menjamin kebebasan berpendapat.

Dengan adanya simulasi ini, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat secara aman, tertib, dan profesional, sehingga stabilitas keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi nilai demokrasi. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *