Terungkap! Pria Penuh Luka di Muara Kaliwiso Jepara Ternyata Bukan Korban Pembunuhan, Diduga Tenggelam Saat Mabuk

0
IMG-20260428-WA0023

JEPARA, JATENGNOW.COM – Misteri penemuan jasad pria penuh luka di muara Kaliwiso, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, akhirnya mulai terungkap. Satreskrim Polres Jepara memastikan bahwa korban bukan meninggal akibat tindak pembunuhan.

Korban diketahui bernama Zalul Umar, warga setempat. Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan korban meninggal karena tenggelam dalam kondisi mabuk.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela, mengungkapkan bahwa proses autopsi terhadap jenazah hampir rampung dilakukan di RSUD RA Kartini.

“Saat ini proses autopsi sudah hampir selesai di RSUD RA Kartini,” ujar Wildan, Senin (27/4/2026) malam.

Dari hasil sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ia menjelaskan bahwa luka-luka yang terlihat justru terjadi setelah korban meninggal dunia.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Luka yang ada diduga terjadi pasca meninggal, seperti terkena baling-baling perahu nelayan,” jelasnya.

Lebih lanjut, hasil awal autopsi menunjukkan korban mengalami mati lemas. Di tubuhnya juga ditemukan kandungan yang mengarah pada pengaruh minuman keras.

“Hasil sementara kematian bukan karena pembunuhan seperti yang sempat viral di media sosial. Kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk uji toksikologi organ tubuh korban,” tambah Wildan.

Keterangan saksi juga memperkuat dugaan tersebut. Korban disebut terakhir kali terlihat sendirian di lokasi kejadian, sementara teman-temannya telah lebih dulu pulang.

“Almarhum sempat dibangunkan temannya karena sudah malam, tapi memilih tetap di lokasi dan kembali tidur di pinggir laut. Diduga korban terjatuh dalam kondisi mabuk,” ungkapnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan nelayan sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar lima jam sebelum ditemukan.

Polisi pun menegaskan bahwa kesimpulan sementara mengarah pada kematian akibat kecelakaan, bukan tindak kriminal.

“Kesimpulan sementara bukan korban pembunuhan, melainkan meninggal diduga karena tenggelam dalam kondisi mabuk,” pungkas AKP Wildan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *