Tiga Hari Njajan Fest 3X di Rembang Raup Omzet Rp2,56 Miliar, Hidupkan Kembali Kejayaan TRP Kartini
Tiga Hari Njajan Fest 3X di Rembang Raup Omzet Rp2,56 Miliar, Hidupkan Kembali Kejayaan TRP Kartini (JatengNOW/Dok)
REMBANG, JATENGNOW.COM – Njajan Fest 3X yang digelar di Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini, Kabupaten Rembang, berhasil mencatat omzet penjualan UMKM mencapai Rp2,56 miliar selama tiga hari pelaksanaan.
Festival kuliner dan hiburan yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (2–4/10/2026) tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, tetapi juga menghidupkan kembali suasana keramaian di kawasan wisata TRP Kartini.
Sebanyak 113 tenda kuliner disiapkan dalam festival yang mengusung konsep perpaduan kuliner, seni, hiburan, dan permainan tradisional tersebut.
Ketua Panitia Njajan Fest 3X, Mohammad Gufron atau yang akrab disapa Ipong, mengatakan capaian omzet tersebut menjadi hasil yang membanggakan bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Total penjualan UMKM kami mencapai Rp2,56 miliar. Ini tentu catatan yang luar biasa mengingat event ini tanpa APBD. Kami disupport penuh oleh Semen Gresik. Saya rasa warga Rembang patut berbangga,” ungkap Ipong.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari antusiasme masyarakat yang datang selama festival berlangsung. Ratusan tenant menawarkan berbagai produk makanan dan minuman kepada pengunjung.
Selain kuliner, Njajan Fest 3X juga menghadirkan beragam pertunjukan dan hiburan.
Pembukaan festival diawali dengan kirab gunungan produk UMKM, kemudian dilanjutkan pentas seni dari Sanggar Seni Singo Wahyu Wibowo.
Panitia juga menyiapkan enam panggung yang diisi berbagai pertunjukan. Agenda tersebut berjalan bersamaan dengan aktivitas tenant kuliner sehingga kawasan TRP Kartini dipenuhi berbagai kegiatan selama festival.
Ipong mengakui penyelenggaraan festival dengan banyak panggung bukan perkara mudah. Selain membutuhkan anggaran lebih besar, koordinasi antara panitia, vendor, pengisi acara hingga tim teknis harus dilakukan secara intensif.
“Jelas sangat sulit, secara budget lebih besar, tapi kita harus lakukan, karena ya festival seperti itu. Saatnya pertunjukan di Rembang juga naik kelas. Vendor dan soundman menurunkan ego, hasilnya enam panggung memiliki magnet sendiri-sendiri,” ujarnya.
Njajan Fest 3X tahun ini mengusung tema “Lorong Waktu”.
Tema tersebut menggambarkan keinginan untuk membawa masyarakat kembali mengingat masa kejayaan TRP Kartini yang pernah menjadi salah satu destinasi wisata favorit dan ramai dikunjungi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, TRP Kartini diharapkan kembali menjadi ruang rekreasi dan hiburan yang mampu menarik masyarakat Rembang maupun wisatawan dari luar daerah.
Tidak hanya berdampak terhadap sektor pariwisata, festival juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk memperkenalkan produk serta karya mereka kepada masyarakat.
Kehadiran 113 tenant kuliner membuat Njajan Fest 3X menjadi salah satu ruang bertemunya pelaku usaha dengan konsumen dalam skala besar.
Perputaran transaksi selama tiga hari yang mencapai Rp2,56 miliar menunjukkan besarnya potensi kegiatan kreatif dan kuliner dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan ajang pencarian bakat seperti Rembang Idol serta berbagai permainan tradisional.
Dengan konsep tersebut, Njajan Fest 3X tidak hanya menjadi festival kuliner, tetapi juga menjadi upaya menghidupkan kembali atmosfer TRP Kartini sekaligus mempertemukan UMKM, seniman, komunitas dan masyarakat dalam satu ruang wisata.
Capaian omzet miliaran rupiah selama tiga hari pun menjadi catatan tersendiri bahwa kawasan TRP Kartini masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata dan ruang ekonomi kreatif di Kabupaten Rembang. (jn02)
