Tinju Jateng Siap Naik Ring Nasional, Sabuk Emas Gubernur Diperebutkan Juli 2026

0
image

Tinju Jateng Siap Naik Ring Nasional, Sabuk Emas Gubernur Diperebutkan Juli 2026 (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan siap mendukung Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah dalam meningkatkan pembinaan serta melahirkan bibit atlet tinju profesional.

Dukungan tersebut disampaikan langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menerima audiensi pengurus DPW ATI Jawa Tengah di kantornya, Rabu (20/5/2026).

Menurut Ahmad Luthfi, olahraga tinju harus kembali bangkit dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Bagus, kami akan dukung terkait pembinaan atlet muda. Langsung koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga kita,” kata Ahmad Luthfi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah, Aria Chandra mengatakan DPW ATI Jateng menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan pembinaan atlet tinju serta menyiapkan berbagai event kejuaraan di tingkat daerah.

Ia menilai olahraga tinju saat ini mulai tenggelam dan kalah pamor dibanding cabang olahraga lain, baik dalam hal prestasi maupun regenerasi atlet.

“Pemprov Jateng memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inisiasi dari DPW ATI Jateng. Kami akan support semampunya sesuai arahan Gubernur,” ujarnya.

Sebagai langkah awal kolaborasi, Pemprov Jateng bersama DPW ATI Jateng akan menggelar kejuaraan tinju tingkat nasional pada Sabtu, 4 Juli 2026 mendatang di Nawa Bistro, Jalan Prof Dr Supomo, Solo.

Kejuaraan tersebut akan memperebutkan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah dan melibatkan atlet-atlet dari berbagai daerah serta petinju nasional dari berbagai kategori usia.

Ketua DPW ATI Jawa Tengah, Asri Purwanti mengatakan event tersebut menjadi bagian dari upaya mengangkat kembali olahraga tinju di Jawa Tengah dari level amatir menuju profesional.

Menurutnya, Jawa Tengah pernah melahirkan petinju-petinju besar seperti Chris John hingga juara dunia kelas Bantam Junior Ellyas Pical.

“Dukungan dari Gubernur dan Pemprov Jateng sangat penting. Kami ingin tinju menjadi prioritas juga di Jawa Tengah karena saya melihat saat ini agak tenggelam,” katanya.

Asri yang juga menjabat Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah menambahkan, pihaknya akan menggandeng berbagai daerah dan instansi untuk rutin menggelar event tinju yang dipadukan dengan konsep sportainment.

Langkah tersebut diambil karena banyak sasana tinju di Jawa Tengah mulai sepi, bahkan sejumlah mantan petinju harus melatih anak-anak tanpa dipungut biaya demi mencari bibit atlet baru.

“Kami berencana supaya Jawa Tengah mempunyai atlet-atlet yang bisa bertanding tingkat nasional. Melalui event itu kita mencari bibit-bibit unggul atlet tinju Jawa Tengah,” jelasnya. (JN02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *