Usia 48 Tahun Tak Halangi Yakub Chandra, Pengusaha Batik Lasem yang Tuntaskan 5K Blora Run dalam 42 Menit
Usia 48 Tahun Tak Halangi Yakub Chandra, Pengusaha Batik Lasem yang Tuntaskan 5K Blora Run dalam 42 Menit (JatengNOW/Dok)
REMBANG, JATENGNOW.COM – Kesibukan mengelola usaha batik tak menghalangi Yakub Chandra untuk menjaga kebugaran tubuh. Pengusaha batik asal Lasem, Kabupaten Rembang, itu membuktikan konsistensinya berolahraga dengan menuntaskan kategori lari 5 kilometer (5K) dalam ajang MD Mall Blora Run 2026.
Yakub yang kini berusia 48 tahun menyelesaikan lomba pada Minggu (11/10/2026) dengan catatan waktu 42 menit 37 detik. Di tengah sekitar 1.500 peserta, ia berhasil mencapai garis finis meski waktu tersebut belum menjadi catatan terbaiknya.
Bagi Yakub, pencapaian itu bukan semata-mata soal kecepatan. Keikutsertaannya menjadi bagian dari upaya mempertahankan gaya hidup aktif sekaligus menantang kemampuan diri di tengah rutinitas pekerjaan.
Berdomisili di Desa Babagan, Kecamatan Lasem, Yakub telah menjadikan lari sebagai kebiasaan. Ia rutin berlatih di sejumlah kawasan sekitar Lasem, mulai dari Karas, Babagan, Dasun, hingga wilayah lainnya.
Konsistensi tersebut bahkan terkadang membuat sejumlah kawan di komunitasnya merasa minder. Ada yang belum percaya diri atau enggan berlatih bersamanya. Meski demikian, perjalanan Yakub menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi proses untuk terus berkembang, bukan sekadar ajang membandingkan kemampuan.
Sebagai pengusaha batik, Yakub menjalani aktivitas yang membutuhkan ketekunan dan komitmen jangka panjang. Nilai serupa juga ia terapkan ketika berlari, mulai dari menjaga rutinitas latihan hingga menyelesaikan tantangan lomba.
Menurutnya, menjalankan usaha dan menjaga kesehatan merupakan dua hal yang sama-sama perlu diperhatikan. Kesibukan bekerja bukan alasan untuk mengabaikan kebugaran tubuh.
“Saya berkecimpung dalam usaha yang lekat dengan identitas budaya Lasem. Di sisi lain, saya harus terus merawat kebugaran melalui olahraga lari, kesehatan juga perlu dijaga,” tuturnya.
Bagi Yakub, lari bukan hanya tentang siapa yang paling cepat atau mampu menempuh jarak terjauh. Olahraga ini mengajarkan disiplin, kesabaran, dan ketahanan mental, yang juga dibutuhkan dalam menghadapi tantangan kehidupan maupun dunia usaha.
Keikutsertaan Yakub dalam MD Mall Blora Run 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak selalu diukur dari rekor pribadi. Kemauan untuk tetap berpartisipasi, menuntaskan tantangan, dan mempertahankan kebiasaan positif juga menjadi pencapaian tersendiri.
Ia berharap semangat berolahraga dapat menjadi inspirasi bagi orang-orang di sekitarnya, khususnya mereka yang merasa usia atau kesibukan menjadi hambatan untuk memulai aktivitas fisik.
“Usia hanyalah angka, selama tubuh masih mampu melangkah dan semangat tetap terjaga, selalu ada kesempatan untuk terus berkarya. Kita harus berolahraga, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya. (jn02)
