Perangi TBC di Rembang, DPR RI Edy Wuryanto Ajak Warga Aktif Cek Kesehatan

0
IMG-20260509-WA0177

REMBANG, JATENGNOW.COM – Upaya percepatan penanganan tuberkulosis (TBC) terus diperkuat pemerintah melalui program pemeriksaan kesehatan gratis dan deteksi dini di masyarakat. Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto saat menghadiri sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat bersama Kementerian Kesehatan dan Bupati Rembang Harno di Pasar Mbrumbung, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan warga tersebut menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan dini, terutama terhadap penyakit TBC yang masih menjadi perhatian nasional.

Usai kegiatan, Edy Wuryanto menjelaskan bahwa pemerintah saat ini menjalankan dua program prioritas di bidang kesehatan, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan percepatan pemberantasan TBC.

“Hari ini kami bersama Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Rembang melakukan sosialisasi Cek Kesehatan Gratis sekaligus pemberantasan TBC di Rembang,” ujarnya.

Menurut Edy, jumlah penderita TBC di Kabupaten Rembang diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Untuk mempercepat deteksi kasus, pemerintah kini memanfaatkan layanan mobile rontgen yang ditempatkan di berbagai lokasi seperti balai desa, kantor kelurahan, hingga gedung olahraga.

“Penderita TBC dan anggota keluarganya dilakukan pemeriksaan rontgen menggunakan mobile rontgen agar penularan bisa dideteksi lebih cepat,” jelasnya.

Setelah pemeriksaan rontgen, warga juga menjalani tes cepat molekuler guna mengetahui kondisi pasien, termasuk kemungkinan kebal terhadap obat tertentu.

“Setelah itu baru dilakukan pengobatan sesuai kondisi pasien. Ada yang menjalani terapi empat bulan, enam bulan, sembilan bulan hingga satu tahun,” katanya.

Program pemeriksaan tersebut, lanjut Edy, sudah berjalan sekitar dua pekan terakhir dengan hampir 100 titik layanan tersebar di Kabupaten Rembang.

Ia juga meminta masyarakat tidak takut atau malu memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC, karena keterbukaan sangat penting untuk memutus rantai penularan.

“Selama ini masih ada penderita yang memilih menyembunyikan penyakitnya. Karena itu perlu dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan agar pendataan TBC bisa segera dituntaskan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Harno mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi kesehatan tersebut. Ia menilai edukasi kepada masyarakat sangat penting agar warga semakin peduli terhadap layanan kesehatan yang sudah disediakan pemerintah.

“Sosialisasi seperti ini penting untuk menambah pemahaman masyarakat, termasuk terkait layanan BPJS yang di Rembang sudah UHC,” ujarnya.

Harno juga memastikan layanan kesehatan tetap berjalan saat hari libur dengan menyiagakan petugas kesehatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi BPJS.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan terima kasih kepada DPR RI atas dukungan dan kerja sama dalam memperkuat anggaran sektor kesehatan di Kabupaten Rembang. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *