Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan Baru, FIFA Larang Pemain Dekati Pelatih Saat Kiper Cedera

0
88433c208410777.Y3JvcCwyNzYxLDIxNjAsNTQwLDA

Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan Baru, FIFA Larang Pemain Dekati Pelatih Saat Kiper Cedera (JatengNOW/Dok)

AMERIKA, JATENGNOW.COM – FIFA resmi menyiapkan aturan baru yang akan diterapkan pada ajang Piala Dunia 2026 terkait penanganan cedera penjaga gawang di tengah pertandingan. Kebijakan tersebut dibuat untuk mencegah praktik tactical timeout atau upaya mengulur waktu demi keuntungan strategi tim.

Aturan baru itu melarang pemain mendekati area teknis maupun bangku cadangan untuk menerima instruksi pelatih ketika pertandingan dihentikan akibat kiper mengalami cedera dan menjalani perawatan medis.

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, mengatakan kebijakan tersebut diterapkan setelah praktik memanfaatkan cedera penjaga gawang sebagai jeda taktis semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut FIFA, momen saat kiper mendapat perawatan kerap dimanfaatkan pemain untuk berkumpul di dekat pelatih guna menerima arahan tambahan maupun memutus ritme permainan lawan.

“Penjaga gawang memiliki hak untuk mengalami cedera, tetapi pemain tidak memiliki hak untuk meninggalkan lapangan dan melakukan semacam time-out bersama pelatih mereka,” ujar Collina dalam penjelasannya.

FIFA menyebut seluruh peserta Piala Dunia 2026 telah mendapatkan sosialisasi terkait implementasi aturan tersebut melalui lokakarya bersama pelatih dari 48 negara peserta.

Dalam penerapannya nanti, wasit akan bertindak aktif memastikan seluruh pemain tetap berada di area lapangan ketika kiper mendapatkan penanganan medis.

Kebijakan baru itu mengadopsi sistem yang sebelumnya telah diterapkan di kompetisi sepak bola wanita Amerika Serikat, National Women’s Soccer League (NWSL).

Pada aturan tersebut, pemain dari kedua tim tetap berada di lapangan dan hanya diperbolehkan berkumpul di sekitar lingkaran tengah. Mereka tidak diizinkan mendekati area bench maupun teknis selama pertandingan dihentikan.

Dengan skema itu, pelatih tidak lagi memiliki kesempatan menggelar briefing singkat di pinggir lapangan saat laga terhenti akibat cedera kiper.

Praktik goalkeeper tactical timeout sendiri sempat menjadi sorotan dunia sepak bola setelah sejumlah pertandingan memunculkan dugaan penguluran waktu. Salah satunya terjadi pada November 2025 ketika pelatih Leeds United, Daniel Farke, menuding kiper Manchester City Gianluigi Donnarumma sengaja berpura-pura cedera untuk mengganggu momentum lawan.

Meski demikian, FIFA menegaskan pemain yang melanggar aturan tersebut tidak otomatis mendapatkan kartu kuning. Fokus utama regulasi ini lebih diarahkan untuk menjaga kelancaran pertandingan dan memperkuat nilai fair play.

Sejumlah pengamat menilai efektivitas aturan baru tersebut masih akan diuji di lapangan. Namun FIFA optimistis kebijakan itu mampu mengurangi praktik time wasting selama turnamen berlangsung.

Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan format baru yang diikuti 48 negara peserta. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *