Bupati Jepara Tinjau Tiga Proyek Jalan Strategis, Ruas Perbatasan Jepara-Demak Dikebut
Bupati Jepara Tinjau Tiga Proyek Jalan Strategis, Ruas Perbatasan Jepara-Demak Dikebut (JatengNOW/Dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar meninjau langsung progres pembangunan tiga proyek jalan strategis di Kabupaten Jepara, Senin (20/7/2026). Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan ruas Jalan Manyargading-Guwosobokerto di perbatasan Jepara-Demak yang saat ini telah mencapai progres 47,77 persen.
Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari monitoring Pemerintah Kabupaten Jepara untuk memastikan seluruh proyek infrastruktur berjalan sesuai target, baik dari sisi kualitas maupun waktu pelaksanaan.
Selain ruas Manyargading-Guwosobokerto, rombongan juga mengecek pembangunan Jalan Lingkar Pecangaan serta peningkatan Jalan Gidanglo-Guwosobokerto.
Pada ruas Manyargading-Guwosobokerto, pekerjaan meliputi pengaspalan lapis aus (AC-WC) sepanjang 2.204 meter dengan lebar 4,5 meter, disertai pembangunan saluran drainase. Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan Kabupaten Jepara dengan Kabupaten Demak, sekaligus menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Sementara itu, proyek peningkatan Jalan Gidanglo-Guwosobokerto yang menggunakan konstruksi perkerasan beton semen sepanjang 347 meter dengan lebar 5 meter hampir rampung. Hingga kini, progres pengerjaan telah mencapai 96,51 persen.
Adapun pembangunan Jalan Lingkar Pecangaan yang meliputi pekerjaan jalan beton dan pengaspalan telah mencapai progres 55,64 persen. Ruas ini diproyeksikan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan Pecangaan.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan, pemerintah daerah sengaja turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, baik kualitas maupun waktunya. Infrastruktur jalan menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi di Kabupaten Jepara,” ujar Witiarso.
Menurutnya, ruas Manyargading-Guwosobokerto memiliki peran strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung utama antara Jepara dan Demak. Oleh karena itu, ia meminta pelaksana proyek menjaga kualitas pekerjaan agar jalan yang dibangun memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus mengawal seluruh proyek infrastruktur hingga selesai sehingga masyarakat dapat segera menikmati akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (jn02)
