Kusumo Putro Soroti Pemadaman Listrik Berulang di Soloraya: Merugikan Warga dan Minim Penjelasan

0
WhatsApp Image 2025-10-01 at 13.17.58_2fdf9fc5

Advokat dan Ketua LAPAAN RI, Dr BRM Kusumo Putro SH MH,(JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Pengacara asal Solo, BRM Kusumo Putro, melontarkan kritik keras terhadap pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Solo dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai pemadaman tersebut merugikan masyarakat dan belum disertai penjelasan yang jelas dari pihak terkait.

Kusumo menyebut, banyak warga mengeluhkan dampak pemadaman listrik yang terjadi berulang kali. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas harian masyarakat, termasuk pelaku usaha yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

“Ini jelas sangat merugikan masyarakat. Sampai sekarang tidak ada kejelasan yang benar-benar bisa dipahami masyarakat terkait penyebab pemadaman yang terjadi,” kata Kusumo, Senin (22/6/2026).

Ia menilai informasi yang beredar terkait penyebab pemadaman listrik masih tidak konsisten. Dalam beberapa kesempatan, alasan yang muncul berbeda-beda, mulai dari pemeliharaan jaringan hingga persoalan pasokan energi. Hal ini, menurutnya, menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat.

Kusumo juga menyoroti tidak adanya kompensasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat atas kerugian akibat pemadaman listrik. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan kewajiban pelanggan yang harus membayar listrik tepat waktu.

Menurutnya, pelanggan bisa dikenai sanksi jika terlambat membayar tagihan atau kehabisan token listrik, sehingga pelayanan publik juga seharusnya memiliki standar keadilan yang sama.

“Ketika masyarakat terlambat membayar listrik ada konsekuensi yang harus ditanggung. Karena itu masyarakat juga berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan penjelasan yang transparan ketika terjadi gangguan,” ujarnya.

Kusumo menegaskan, kejelasan informasi dan akuntabilitas menjadi hal penting agar kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik tetap terjaga. Ia berharap pihak pemerintah maupun PLN dapat memberikan penjelasan terbuka terkait penyebab pemadaman serta langkah pencegahan agar gangguan serupa tidak terulang.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kepastian, transparansi, dan pelayanan yang adil. Jangan sampai masyarakat hanya diminta memahami keadaan tanpa mendapatkan penjelasan yang jelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, perbaikan komunikasi publik menjadi langkah penting agar polemik pemadaman listrik tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *