Raih 3 Emas dan 2 Perak, Pencak Silat Solo Juara Umum 2 Popda Jateng 2026

0
IMG-20260907-WA0006

Raih 3 Emas dan 2 Perak, Pencak Silat Solo Juara Umum 2 Popda Jateng 2026 (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Tim pencak silat Kota Surakarta berhasil meraih posisi juara umum kedua pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026.

Kontingen pencak silat Solo mengoleksi tiga medali emas dan dua medali perak. Raihan tersebut hanya terpaut satu medali emas dari Kabupaten Klaten yang keluar sebagai juara umum pertama.

Ketua Pembibitan, Pemasalan dan Sarana Prasarana IPSI Kota Surakarta, Rio Sadewa, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil penting bagi pembinaan atlet pencak silat pelajar di Kota Solo.

“Tim pencak silat Kota Surakarta juara umum dua, dengan total tiga medali emas dan dua medali perak. Selisih satu medali emas dari Klaten. Juara umum satu Klaten, juara umum dua Kota Surakarta,” ujar Rio.

Tiga medali emas Solo masing-masing dipersembahkan Nara Firzanah, Evran Putra, dan Saffa Dzaky. Sementara dua medali perak diraih Nadine dan Alula Shanum.

Hasil tersebut belum sepenuhnya memenuhi target yang sebelumnya ditetapkan IPSI Kota Surakarta, yakni lima medali emas, satu perak, dan dua perunggu.

Meski demikian, perolehan tiga emas dan dua perak tetap mengantarkan Solo berada di posisi kedua klasemen cabang pencak silat Popda Jateng 2026.

Pada Popda Jateng 2026, IPSI Kota Surakarta mengirimkan 12 pesilat. Dua atlet turun di kategori jurus tunggal, masing-masing jurus tunggal SD putri dan jurus tunggal SMA.

Sementara 10 atlet lainnya tampil pada kategori tanding.

Pertandingan pencak silat berlangsung di GOR Jatidiri, Tenis Indoor, Semarang, pada 1-6 September 2026.

Cabang pencak silat menjadi salah satu dari 21 cabang olahraga yang diikuti kontingen Kota Surakarta. Secara keseluruhan, kontingen Solo diperkuat 352 atlet dan pelatih.

Sebelum kompetisi, Kota Surakarta membidik posisi juara umum pertama Popda Jateng 2026. Namun, persaingan antardaerah yang cukup ketat membuat Solo juga memasang target minimal mempertahankan posisi dua besar.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Solo, Rini Kusumandari, sebelumnya menyebut kekuatan kabupaten/kota lain di Jawa Tengah cukup merata.

“Kami juga melihat kekuatan kabupaten/kota lain yang bagus. Harapannya bisa maksimal. Kalau tidak juara umum satu, minimal juara umum dua,” ujar Rini.

Target tersebut akhirnya berhasil diwujudkan pada cabang pencak silat. Solo harus puas berada di posisi kedua, di bawah Kabupaten Klaten yang menjadi juara umum pertama.

Capaian tiga medali emas dan dua perak sekaligus menjadi catatan positif bagi pembinaan pencak silat pelajar Kota Surakarta untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *