Truk Pecah Ban di Tol Semarang–Solo KM 490, Polisi Tenangkan Pengemudi yang Panik

0
image

Truk Pecah Ban di Tol Semarang–Solo KM 490, Polisi Tenangkan Pengemudi yang Panik (JatengNOW/Dok)

BOYOLALI, JATENGNOW.COM – Personel Patroli Jalan Raya (PJR) Unit 7 Kartasura Ditlantas Polda Jawa Tengah membantu pengemudi truk yang mengalami pecah ban di ruas Tol Semarang–Solo KM 490, Selasa (27/10/2026). Selain membantu penggantian ban, petugas juga menenangkan pengemudi dan dua penumpang yang sempat panik.

Peristiwa tersebut terjadi ketika personel PJR yang dipimpin AKP Sutimin tengah melaksanakan patroli rutin dari arah Semarang menuju Solo. Di tengah perjalanan, petugas mendapati sebuah truk mengalami pecah ban.

Pengemudi berhasil mengendalikan kendaraan dan menepikannya ke sisi jalan sehingga tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang lebih besar.

Melihat kejadian itu, petugas segera mendekati truk dan menempatkan kendaraan patroli di belakangnya sebagai tanda peringatan bagi pengendara lain. Langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan lokasi sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lanjutan.

AKP Sutimin bersama anggotanya kemudian menghampiri pengemudi dan dua penumpang yang telah turun dari truk. Ketiganya terlihat panik setelah mengalami kendala di jalan tol. Petugas pun berupaya menenangkan mereka dan memberikan air minum sebelum penanganan dilanjutkan.

Tak berselang lama, personel patroli Jasa Marga tiba di lokasi. Bersama petugas PJR, mereka membantu mengganti ban yang pecah dengan ban cadangan. Sementara itu, anggota lainnya bersiaga untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan isyarat agar pengguna jalan yang melintas meningkatkan kewaspadaan.

Setelah penggantian ban selesai, pengemudi diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Petugas juga mengimbau agar pengemudi mematuhi batas kecepatan dan menggunakan lajur sesuai ketentuan, termasuk tidak terus berada di lajur kanan ketika melaju lambat.

AKP Sutimin mengatakan, kehadiran polisi di jalan tol bukan sekadar untuk mengawasi lalu lintas dan menindak pelanggaran. Petugas juga berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan.

“Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026, kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan. Ketika menjumpai pengguna jalan yang mengalami kendala, kami berupaya hadir memberikan bantuan sekaligus memastikan situasi di sekitarnya tetap aman. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Sutimin.

Ia turut mengingatkan para pengemudi, terutama kendaraan angkutan barang, agar memeriksa kondisi ban, rem, dan komponen kendaraan lainnya sebelum bepergian. Pemeriksaan tersebut penting untuk mengantisipasi kerusakan teknis yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menyebut tindakan personel di lapangan sejalan dengan semangat Operasi Patuh Candi 2026, yakni Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.

“Operasi Patuh Candi bukan semata-mata tentang penindakan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat dan mencegah terjadinya kecelakaan. Kehadiran anggota yang memberikan bantuan, mengamankan lokasi, serta mengingatkan pengemudi tentang keselamatan merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Yuliyanto.

Ia menambahkan, kepatuhan berlalu lintas perlu tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan, bukan semata-mata karena keberadaan petugas atau kekhawatiran terhadap sanksi.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap perjalanan. Pastikan kendaraan laik jalan, patuhi rambu dan batas kecepatan, serta gunakan jalan sesuai ketentuan. Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kami berharap tercipta lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi semua,” pungkasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi pengemudi untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi jalan tol yang membutuhkan kesiapan kendaraan dan kewaspadaan tinggi. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *