Aksi dan Mimbar Bebas Saat Sumpah Pemuda di Jateng Berlangsung Tertib, Polda Apresiasi Masyarakat

0
image

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto (Kliksolonews/dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Sejumlah kegiatan penyampaian aspirasi dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah Jawa Tengah selama momentum Hari Sumpah Pemuda berlangsung tertib dan kondusif. Polda Jawa Tengah mengapresiasi peserta aksi, koordinator kegiatan, serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban dan persatuan.

Kegiatan tersebut berlangsung di sejumlah wilayah, antara lain aksi terkait dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di kawasan Bundaran Gladag atau Patung Slamet Riyadi, Surakarta, serta Aksi Rakyat Banyumas di Alun-alun Purwokerto.

Selain itu, terdapat konvoi simpatik kendaraan di Surakarta, mimbar bebas di kawasan Plaza Manahan, serta audiensi masyarakat di Kabupaten Klaten, Tegal, dan Blora.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, situasi yang tetap kondusif tidak terlepas dari kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan kesadaran untuk menjaga kerukunan di tengah perbedaan pandangan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah, khususnya rekan-rekan yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Kami juga mengapresiasi para koordinator kegiatan serta masyarakat yang tetap menjaga kerukunan dan menghormati hak orang lain. Ini menunjukkan bahwa perbedaan pendapat dapat disampaikan secara dewasa tanpa harus mengganggu persatuan dan kedamaian,” ujar Yuliyanto di Mapolda Jateng, Rabu (28/10/2026) petang.

Ia menegaskan, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, Polri berkomitmen mengawal kegiatan tersebut secara profesional, proporsional, dan humanis, dengan tetap memperhatikan keamanan serta kepentingan masyarakat luas.

Menurut Yuliyanto, keberhasilan menjaga situasi tetap aman bukan hanya ditentukan oleh kesiapan personel pengamanan. Komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, dan partisipasi masyarakat juga berperan penting dalam menjaga ketertiban.

“Bagi kami, keberhasilan pengamanan bukan hanya ketika kegiatan selesai, tetapi juga ketika masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan baik, petugas menjalankan tugas secara profesional dan humanis, serta aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan dengan aman. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil peran dalam menjaga situasi Jawa Tengah tetap kondusif,” lanjutnya.

Yuliyanto menyebut momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat pentingnya merawat persatuan di tengah keberagaman pandangan dan kepentingan. Nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu bangsa, kata dia, perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mengutamakan kepentingan bersama.

“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk tetap bersatu di tengah perbedaan. Aspirasi boleh berbeda, pandangan boleh beragam, tetapi persaudaraan dan kerukunan harus tetap kita jaga. Kami berharap kedewasaan masyarakat yang telah ditunjukkan ini terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Apresiasi juga diberikan kepada personel kepolisian dan unsur terkait yang bertugas memberikan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat. Pendekatan melalui komunikasi, kesabaran, dan penghormatan terhadap hak warga menjadi bagian dari upaya mengawal kegiatan agar berlangsung tertib.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Jateng mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan. Dengan demikian, ruang demokrasi tetap terbuka bagi penyampaian aspirasi tanpa mengabaikan keamanan dan ketertiban bersama. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *