Bukan Cuma Main Game, Polresta Surakarta Buka Jalan Pelajar Jadi Atlet Esports
Bukan Cuma Main Game, Polresta Surakarta Buka Jalan Pelajar Jadi Atlet Esports (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Polresta Surakarta kembali merangkul generasi muda melalui ajang Kapolresta Surakarta Champions Season 3 – Grand Final Mobile Legends & Free Fire. Kompetisi esports tersebut digelar di halaman Mapolresta Surakarta, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung meriah. Ribuan pelajar, komunitas esports, dan masyarakat turut ambil bagian maupun menyaksikan pertandingan.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Sekretaris Umum KONI Surakarta Antonius Sulistyo Wibowo, Ketua Umum Pengurus Kota Esports Indonesia Surakarta Prima Prasetyo, serta jajaran pejabat utama Polresta Surakarta.
Total terdapat 2.000 peserta yang mengikuti kompetisi. Sebanyak 1.864 peserta lebih dulu mengikuti babak kualifikasi secara daring pada Kamis (6/8/2026).
Dari babak tersebut, sebanyak 136 peserta terbaik kemudian bertanding dalam grand final secara luring di halaman Mapolresta Surakarta.
Antusiasme juga terlihat dari jumlah penonton. Sebanyak 427 orang menyaksikan pertandingan secara langsung, sedangkan 1.414 lainnya mengikuti jalannya kompetisi melalui siaran langsung daring.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan, turnamen tersebut menjadi salah satu cara kepolisian membangun komunikasi dengan generasi muda melalui aktivitas yang positif.
“Kami ingin menghapus stigma lama bahwa polisi itu menakutkan. Polisi harus hadir sebagai sahabat anak dan remaja,” ujar Catur.
Menurutnya, esports kini berkembang menjadi salah satu bidang yang mampu membuka peluang prestasi bagi generasi muda. Karena itu, kepolisian berupaya memberikan ruang agar minat dan bakat pelajar dapat berkembang secara sehat.
“Kami mengapresiasi dan memfasilitasi para juara turnamen Mobile Legends tingkat Polresta untuk dapat melaju ke ajang yang lebih tinggi, termasuk Kapolda Cup. Ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk berkembang menjadi atlet esports,” jelasnya.
Catur juga berpesan agar seluruh peserta tetap mengedepankan sportivitas selama pertandingan. Ia mengingatkan peserta untuk tidak menggunakan cara-cara curang demi meraih kemenangan.
“Bertandinglah secara jujur, junjung tinggi fair play dan jangan melakukan kecurangan atau cheat. Prestasi yang diraih dengan kerja keras dan sportivitas akan jauh lebih berarti,” tegasnya.
Daftar Juara
Pada kategori Mobile Legends tingkat SMP, SMPN 26 Surakarta keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati SMPN 14 Surakarta.
Sementara juara ketiga bersama diraih SMPN 1 Surakarta dan SMP Muhammadiyah PK Kotabarat Surakarta.
Untuk kategori SMA/SMK, SMA Batik 1 Surakarta menjadi juara pertama, disusul SMAN 2 Surakarta sebagai juara kedua. Juara ketiga bersama diraih SMA PL Santo Yosef Surakarta dan SMKN 2 Surakarta.
Kemudian pada cabang Free Fire tingkat SMP, SMPN 1 Surakarta meraih juara pertama, MTsN 2 Surakarta sebagai juara kedua, dan SMP Kristen 1 menempati posisi ketiga.
Sedangkan kategori SMA/SMK, SMKN 2 Surakarta menjadi juara pertama, SMA ABBS sebagai juara kedua, dan SMAN 2 Surakarta sebagai juara ketiga.
Penghargaan Best Supporter diberikan kepada SMA Negeri 4 Surakarta.
Tak Hanya Kompetisi Esports
Kapolresta Surakarta Champions Season 3 juga dikemas dengan berbagai kegiatan pelayanan dan aktivitas sosial. Masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling, SIM Keliling, Gerakan Pangan Murah hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Polresta Surakarta juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya selama kegiatan berlangsung.
Pembukaan acara turut dimeriahkan atraksi barongsai yang ditampilkan Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menghadirkan ruang interaksi yang lebih dekat antara polisi, pelajar, komunitas esports, pelaku UMKM, dan masyarakat.
Melalui ajang tersebut, Polresta Surakarta berharap dapat ikut membina generasi muda sekaligus menemukan bibit atlet esports berprestasi dari Kota Surakarta.
Polresta Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis, edukatif, dan positif.
Dari arena esports, kepolisian tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda. (jn02)
