Khidmat! Pelepasan 16 Bhikkhu di Jepara Menuju Candi Sewu Jadi Simbol Toleransi dan Kedamaian

0
image

Khidmat! Pelepasan 16 Bhikkhu di Jepara Menuju Candi Sewu Jadi Simbol Toleransi dan Kedamaian (JatengNOW/Dok)

JEPARA, JATENGNOW.COM – Pelepasan perjalanan Thudong Bhikkhu berlangsung khidmat di Candi Sima, Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi simbol perjalanan spiritual sekaligus penguat nilai toleransi dan keberagaman di Kabupaten Jepara.

Ketua Panitia Thudong, Sundoko, mengatakan perjalanan thudong bukan sekadar perjalanan kaki, melainkan perjalanan batin yang penuh makna spiritual.

“Dalam setiap langkah terdapat doa untuk kedamaian negeri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 16 bhikkhu dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti perjalanan spiritual tersebut.

Untuk rute di wilayah Jawa Tengah, para bhikkhu akan melintasi sejumlah daerah mulai dari Jepara, Demak, Semarang, Ungaran, Salatiga, Boyolali, hingga Klaten dengan tujuan akhir di Candi Sewu.

Selama perjalanan, para bhikkhu akan singgah di berbagai fasilitas umum yang telah disediakan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana toleransi, kepedulian sosial, serta memperkuat semangat keberagaman bangsa.

Perjalanan spiritual tersebut ditempuh selama 11 hari dengan menjalani kehidupan sederhana dan penuh kedisiplinan.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan bahwa kegiatan Thudong Bhikkhu menjadi cerminan wajah Jepara yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

“Inilah wajah Jepara, bahwa keharmonisan sangat terjaga dengan baik. Jepara adalah rumah besar yang damai, subur akan toleransi, serta menghargai pluralitas dan keberagaman,” tuturnya.

Pelepasan Thudong Bhikkhu juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan dan doa bagi kelancaran perjalanan spiritual para bhikkhu menuju Candi Sewu. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *