Kota Solo Kembali Dipercaya APSF, Pemilihan Presiden Baru Digelar Hari Ini

0
DSC_5126A

Kota Solo Kembali Dipercaya APSF, Pemilihan Presiden Baru Digelar Hari Ini (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Kota Solo kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda penting olahraga disabilitas Asia Tenggara. Sebanyak 11 negara anggota ASEAN Para Sports Federation (APSF) berkumpul di Kota Bengawan untuk mengikuti rapat umum sekaligus pemilihan anggota komite eksekutif APSF periode 2026-2030.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut menjadi momentum penting bagi masa depan olahraga disabilitas di kawasan Asia Tenggara. Selain membahas berbagai agenda organisasi, para delegasi juga akan menentukan sosok presiden baru APSF yang akan memimpin empat tahun ke depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara welcoming dinner yang digelar di Grand Ballroom Hotel Alila Solo, Jumat (5/6/2026) malam. Mengusung tema “No One Left Behind”, acara berlangsung hangat dengan suguhan kuliner khas Nusantara serta nuansa persaudaraan antarnegara anggota.

Ketua Organizing Committee, Reda Manthovani, mengatakan Indonesia merasa bangga kembali mendapatkan kepercayaan dari APSF untuk menjadi tuan rumah setelah sukses menyelenggarakan agenda serupa pada 2022 lalu.

“Malam ini bukan sekadar makan malam penyambutan. Ini adalah momen persahabatan, rasa syukur, dan kebersamaan. Kami berharap seluruh delegasi dapat merasakan kehangatan Indonesia dan semangat kekeluargaan yang menyatukan gerakan olahraga disabilitas Asia Tenggara,” ujar Reda.

Menurutnya, perkembangan olahraga disabilitas di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Keberadaan Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) di Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu bukti keseriusan Indonesia dalam mendukung prestasi atlet disabilitas hingga level dunia.

Reda menegaskan, tema “No One Left Behind” mencerminkan semangat bahwa setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.

“Setiap atlet berhak mendapatkan kesempatan, setiap negara berhak berkembang, setiap suara layak didengar, dan setiap orang layak diterima,” tegasnya.

Pada Sabtu (6/6/2026), para delegasi dari 11 negara anggota APSF akan memberikan suara untuk memilih presiden baru APSF periode 2026-2030. Terdapat dua kandidat yang bersaing, yakni Senny Marbun dari Indonesia dan Maitree Kongruang dari Thailand.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal APSF, Wandee Tosuwan, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan agenda di Kota Solo. Ia menilai NPC Indonesia selalu mampu menghadirkan kegiatan yang profesional dan berkesan.

“Kami mengira ini hanya makan malam biasa, tetapi ternyata sangat luar biasa. Ini pertama kalinya dalam komunitas ASEAN kami menyaksikan acara penyambutan yang begitu istimewa dan inovatif,” ungkap Wandee.

Ia berharap seluruh agenda APSF di Solo dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kemajuan olahraga disabilitas Asia Tenggara.

“Kami yakin APSF akan terus berkembang dan negara-negara ASEAN akan terus bekerja sama serta bergerak maju bersama,” tandasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *