SPPG Soditan Lasem Siap Tanggung Biaya Pengobatan Siswa yang Diduga Keracunan MBG

0
image

SPPG Soditan Lasem Siap Tanggung Biaya Pengobatan Siswa yang Diduga Keracunan MBG (JatengNOW/Dok)

REMBANG, JATENGNOW.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan Lasem menyatakan siap menanggung biaya pengobatan siswa SMAN 1 Lasem yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Komitmen tersebut disampaikan menyusul dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa pada Kamis (3/9/2026). Sejumlah siswa mengalami diare dan muntah-muntah hingga harus mendapatkan penanganan medis.

Kepala SPPG Soditan Lasem, Achmad Sholeh Syarifudin, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah, orang tua, dan para siswa atas kejadian tersebut.

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, orang tua, dan para siswa,” kata Achmad dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Ia menegaskan, pihaknya memprioritaskan penanganan medis bagi siswa yang mengalami keluhan kesehatan. Biaya pengobatan juga dipastikan tidak akan dibebankan kepada siswa yang terdampak.

Pemilik SPPG bersama jajaran juga mendatangi siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas. Selain menyampaikan permintaan maaf, pihak SPPG turut memberikan santunan kepada para siswa yang dirawat.

Hingga Jumat (4/9/2026), tercatat 28 orang telah mendapatkan penanganan medis. Dari jumlah tersebut, 10 siswa menjalani rawat inap.

Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, membenarkan pihak SPPG langsung mendatangi sekolah setelah mengetahui adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, kedatangan pihak SPPG untuk menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan penjelasan mengenai proses pengolahan makanan MBG yang disuplai ke sekolah.

“Pihak SPPG langsung datang menyampaikan permintaan maaf, kemudian menjelaskan kronologi, cara memasak, waktu dan seterusnya,” ujar Juhartutik.

Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah juga memberikan sejumlah masukan kepada SPPG terkait kejadian yang dialami para siswa.

Juhartutik juga membenarkan adanya komitmen SPPG Soditan Lasem untuk menanggung biaya pengobatan siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Sebelumnya, sebanyak 752 siswa SMAN 1 Lasem dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG pada Rabu (2/9/2026).

Keluhan mulai muncul pada Kamis pagi. Para siswa mengalami diare dan muntah-muntah secara bersamaan hingga aktivitas belajar mengajar di sekolah terganggu.

Pihak sekolah kemudian memulangkan seluruh siswa dan berkoordinasi dengan Puskesmas Lasem serta pihak terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dugaan keterkaitan gangguan kesehatan tersebut dengan makanan MBG masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *