Timnas U-17 Bertahan di Solo hingga November, David Nascimento Fokus Kembangkan Pemain Lokal
Pelatih Timnas Indonesia U-17, David Nascimento (JatengNOW/Kevin Rama)
SOLO, JATENGNOW.COM – Pelatih Timnas Indonesia U-17, David Nascimento, memastikan Kota Solo akan tetap menjadi basis pemusatan latihan Garuda Muda hingga menjelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 pada November mendatang. Di saat yang sama, ia juga menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pemain-pemain yang berkompetisi di Indonesia dibandingkan mengandalkan talenta diaspora.
Pernyataan tersebut disampaikan David usai Timnas Indonesia U-17 menaklukkan Malaysia U-17 dengan skor 3-0 pada leg kedua Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (7/7/2026).
Menurut David, Solo memberikan seluruh kebutuhan yang dibutuhkan tim selama menjalani persiapan, mulai dari fasilitas latihan, stadion pertandingan, hingga dukungan pemerintah daerah.
“Kami akan tetap di Solo sampai November, bahkan mungkin lebih lama. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota karena telah menyediakan banyak fasilitas untuk kami. Kami bisa berlatih di dua lapangan yang berbeda dan bermain di Stadion Manahan. Semua sangat membantu,” ujarnya.
Pelatih asal Portugal itu mengaku puas dengan kualitas fasilitas yang tersedia di Kota Bengawan. Selain lapangan latihan, dukungan hotel, rumah sakit, hingga berbagai kebutuhan tim dinilai membuat proses persiapan berjalan optimal.
“Fasilitas di Solo sangat bagus. Kami memiliki beberapa pilihan lapangan latihan, hotel juga sangat mendukung, rumah sakit membantu kami. Kami sangat senang berada di Solo,” katanya.
Selain memastikan Solo tetap menjadi markas Timnas U-17, David juga menegaskan arah pembinaan yang dijalankan tim pelatih lebih mengutamakan pengembangan pemain lokal.
Meski mengakui banyak pemain muda Indonesia yang berkembang di luar negeri, David memilih memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain yang berlatih dan berkompetisi di dalam negeri.
“Kami sekarang sudah memiliki inti tim yang sangat bagus. Mungkin hanya akan ada satu atau dua pemain tambahan, tetapi tidak akan banyak perubahan,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai peluang memanggil pemain diaspora, David memberikan jawaban tegas.
“Kami mencari pemain yang bermain di sini, di Indonesia. Kami tahu ada banyak pemain di luar negeri, tetapi untuk tim kelompok usia kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak yang berlatih dan bermain di Indonesia. Untuk tim senior mungkin berbeda, tetapi di tim muda kami fokus pada pemain lokal,” tegasnya.
Setelah menyelesaikan dua laga uji coba melawan Malaysia, skuad Garuda Muda akan diliburkan selama satu pekan sebelum kembali menjalani pemusatan latihan di Solo.
Pada Agustus mendatang, Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan melakoni dua laga uji coba internasional menghadapi China. Selain itu, tim pelatih juga tengah menyiapkan partisipasi dalam sejumlah turnamen internasional sebagai bagian dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17.
David menilai jam terbang internasional menjadi kebutuhan penting bagi para pemain muda agar semakin matang menghadapi kompetisi resmi.
“Kami ingin anak-anak bermain sebanyak mungkin sebelum bulan November. Itu akan menjadi bagian penting dalam proses perkembangan mereka,” pungkasnya. (jn02)
