Turun ke Akar Rumput, FKUB Solo Bangun Sistem Deteksi Dini Konflik Sosial

0
image

Turun ke Akar Rumput, FKUB Solo Bangun Sistem Deteksi Dini Konflik Sosial (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surakarta terus menggencarkan sosialisasi wawasan kebangsaan dan moderasi beragama di tingkat kelurahan. Kegiatan terbaru digelar di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Jumat (26/6/2026) malam.

Ketua FKUB Solo, K.H. M. Mashuri, mengatakan program ini merupakan bagian dari agenda “turun bawah” (turba) ke 54 kelurahan se-Kota Surakarta untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait regulasi, moderasi beragama, dan nasionalisme.

Menurut Mashuri, hingga saat ini FKUB telah menyelesaikan sosialisasi di 11 kelurahan di Kecamatan Jebres sebelum berlanjut ke Kecamatan Pasar Kliwon, dimulai dari Baluwarti dan kini Gajahan.

“Harapannya masyarakat yang pernah mendapatkan materi ini bisa menjadikannya sebagai pengingat, sementara bagi yang belum, ini menjadi tambahan khasanah keilmuan,” ujar Mashuri.

Ia menegaskan, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT/RW, hingga generasi muda yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agen penyebar nilai toleransi dan kerukunan di lingkungan masing-masing.

Materi yang disampaikan dalam sosialisasi meliputi pemahaman regulasi, moderasi beragama, serta wawasan kebangsaan sebagai upaya memperkuat rasa cinta tanah air.

Mashuri menyebut, substansi materi di setiap kelurahan pada dasarnya sama, namun dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi sosial dan kultur wilayah masing-masing.

“Yang terpenting masyarakat Solo teredukasi dengan baik soal regulasi, pentingnya moderasi, toleransi, dan nasionalisme agar tidak luntur,” tegasnya.

FKUB juga membangun sistem peringatan dini (early warning system) di tingkat bawah untuk mendeteksi potensi gesekan sosial agar dapat segera ditangani sebelum berkembang lebih besar.

Sementara itu, Camat Pasar Kliwon, Ari Wibowo berharap kegiatan ini semakin memperkuat kerukunan umat beragama, khususnya di wilayah Pasar Kliwon.

“Harapan saya masyarakat semakin meningkatkan toleransi dan mendukung Kota Surakarta sebagai kota yang toleran,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi kerukunan di wilayah Pasar Kliwon secara umum saat ini cukup baik dan kondusif, meski sempat ada beberapa kendala yang kini telah berhasil ditangani bersama FKUB dan pemerintah wilayah. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *