Harga Telur Ayam Ras di Jepara Turun Jadi Rp22 Ribu per Kilogram, Pasokan Melimpah
JEPARA, JATENGNOW.COM – Harga telur ayam ras di Kabupaten Jepara kembali mengalami penurunan. Berdasarkan hasil pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Jepara II, Pasar Bangsri, dan Pasar Pecangaan pada Jumat (4/7/2026), harga telur ayam ras kini berada di angka Rp22.000 per kilogram.
Angka tersebut turun Rp1.000 dibandingkan hari sebelumnya yang masih berada di level Rp23.000 per kilogram. Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir harga telur sempat menyentuh Rp28.000 per kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, mengatakan penurunan harga telur dipicu meningkatnya pasokan dari peternak, sehingga harga di tingkat pasar ikut terkoreksi.
Menurutnya, selain telur ayam ras, sejumlah komoditas hortikultura juga mengalami penurunan harga dalam pemantauan terbaru.
“Cabai rawit merah turun dari rata-rata Rp50.000 menjadi Rp46.667 per kilogram atau turun sekitar 6,67 persen. Cabai merah besar juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp38.667 per kilogram, sedangkan bawang merah turun dari Rp41.333 menjadi Rp40.667 per kilogram,” kata Anjar.
Sementara itu, sebagian besar kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Harga beras premium tetap bertahan di Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta Minyakita di angka Rp15.500 per liter.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp130.000 per kilogram, sedangkan daging ayam ras tercatat Rp34.833 per kilogram.
Di sektor energi rumah tangga, harga LPG subsidi ukuran 3 kilogram masih stabil di angka Rp20.000 per tabung, sementara LPG non-subsidi 12 kilogram tetap berada di Rp220.000 per tabung.
Selain bahan pangan, harga kebutuhan bahan bangunan seperti semen, besi beton, pupuk, dan material lainnya juga dilaporkan belum mengalami perubahan berarti.
Disperindag Jepara memastikan stok bahan pokok dan barang penting di wilayah Kabupaten Jepara saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi. Kondisi tersebut dinilai dapat menjaga kestabilan harga serta mengantisipasi potensi gejolak pasar dalam waktu dekat.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan, mengingat pasokan kebutuhan pokok masih tersedia dengan baik di pasaran. (jn02)
