Malaysia U-17 Matangkan Persiapan Jelang Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan Solo
SOLO, JATENGNOW.COM – Timnas Malaysia U-17 menggelar sesi official training di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/7/2026), sebagai bagian dari persiapan menghadapi Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Garuda Championship Series 2026.
Duel klasik dua negara Asia Tenggara itu dijadwalkan berlangsung dalam dua laga, yakni Sabtu (4/7/2026) dan Selasa (7/7/2026), di Stadion Manahan, Solo. Pertandingan ini menjadi bagian penting dari persiapan kedua tim menuju babak kualifikasi Piala Asia U-17.
Pelatih Timnas Malaysia U-17, Muhammad Shukor Adan, mengatakan timnya datang ke Solo dengan kondisi persiapan yang cukup singkat. Ia mengaku baru mengumpulkan para pemain selama dua hari sebelum bertolak ke Indonesia.
Meski demikian, Shukor menilai kesempatan menjalani dua laga uji coba internasional melawan Indonesia menjadi momentum penting untuk mengasah kesiapan tim sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi para pemain muda.
“Pemain-pemain ini baru saya kumpulkan dalam dua hari. Tapi saya berterima kasih kepada federasi sepak bola Indonesia yang mengundang kami untuk dua pertandingan persahabatan ini. Ini bagus untuk perkembangan pemain,” ujarnya.
Shukor mengungkapkan, pendekatan permainan Malaysia kali ini akan berbeda dibanding saat menghadapi Indonesia pada ajang AFF U-17 lalu, ketika mereka menang tipis 1-0.
Menurutnya, hasil pertemuan sebelumnya sudah menjadi masa lalu dan saat ini fokus utama adalah membangun kembali chemistry tim, apalagi ada sejumlah pemain baru yang dipanggil untuk menjalani seleksi.
“Kami melakukan perubahan dalam komposisi pemain. Ada beberapa pemain baru yang kami panggil untuk diuji coba. Pertandingan sebelumnya sudah berlalu, sekarang fokus kami adalah membangun chemistry untuk babak kualifikasi Piala Asia nanti,” jelasnya.
Shukor juga menegaskan bahwa target utama Malaysia adalah lolos ke putaran final Piala Asia U-17, setelah gagal dalam dua edisi terakhir. Namun ia mengakui semuanya masih bergantung pada hasil undian grup.
“Kami masih menunggu hasil drawing. Setelah tahu grupnya, baru kami bisa menyusun rencana lebih detail. Tapi yang jelas, persiapan harus matang karena AFC bukan kompetisi yang mudah,” katanya.
Sementara itu, Direktur Teknik Program Pengembangan Sepak Bola Nasional (NFDP) Malaysia, Ong Kim Swee, menyebut dua laga melawan Indonesia sangat penting sebagai bahan evaluasi tim sebelum tampil di fase kualifikasi.
Menurut Ong, laga ini akan memberi gambaran bagi pelatih dalam menentukan pola permainan dan strategi yang akan digunakan ke depan.
“Ini adalah uji coba yang penting untuk kedua tim. Kualifikasi akan berlangsung pada November, jadi dua pertandingan ini bisa menjadi bahan analisa untuk pelatih,” kata Ong.
Ia menambahkan, pencapaian Malaysia yang berhasil melaju hingga final AFF U-17 sebelumnya menjadi modal positif untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Namun, ia menegaskan hasil tersebut belum menjamin tiket ke Piala Asia.
“Masuk final AFF memang memberi keyakinan, tapi itu bukan jaminan. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana pemain menunjukkan sikap positif dan terus berkembang dalam persiapan,” tandasnya.
Pertemuan Indonesia kontra Malaysia dalam Garuda Championship Series 2026 diprediksi berlangsung sengit. Selain sarat gengsi, dua laga ini juga menjadi ajang pembuktian kekuatan generasi muda kedua negara sebelum menghadapi kompetisi resmi di level Asia. (jn02)
