22 Remaja Diciduk Saat Aksi Vandalisme di Gerbang SMK Manahan, Polisi Sita 18 Pilox

0
image

22 Remaja Diciduk Saat Aksi Vandalisme di Gerbang SMK Manahan, Polisi Sita 18 Pilox (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Aksi vandalisme yang dilakukan puluhan remaja di pintu gerbang belakang salah satu SMK di kawasan Manahan, Kota Surakarta, berhasil digagalkan jajaran Polresta Surakarta bersama Polsek Laweyan, Jumat (31/7/2026) malam. Sebanyak 22 remaja diamankan berikut barang bukti 18 kaleng cat semprot (pilox) yang diduga digunakan untuk melakukan aksi coret-coret.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat Call Center 110. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Pamapta, piket fungsi, Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta, dan personel Polsek Laweyan langsung menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati aksi vandalisme masih berlangsung. Sebanyak 22 remaja yang berada di lokasi kemudian diamankan.

Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, para remaja mengaku merupakan alumni sekolah tersebut.

“Mereka mengaku melakukan aksi coret-coret sebagai bentuk perayaan ulang tahun sekaligus memberikan kejutan kepada sekolah. Namun kegiatan itu dilakukan tanpa sepengetahuan maupun izin dari pihak guru dan kepala sekolah,” ujar AKP Lingga.

Selain mengamankan para remaja, polisi turut menyita tiga boks berisi 18 kaleng cat semprot (pilox) yang diduga digunakan untuk aksi vandalisme. Sebanyak 14 unit sepeda motor yang digunakan para remaja menuju lokasi juga diamankan sebagai barang bukti.

Seluruh remaja berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan perkara selanjutnya diserahkan kepada Satreskrim Polresta Surakarta guna menentukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

AKP Lingga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center 110 sehingga aksi vandalisme dapat segera dihentikan.

Sementara itu, pelapor bernama Abi mengaku puas dengan respons cepat petugas yang datang ke lokasi dalam waktu kurang dari lima menit setelah laporan disampaikan.

“Terima kasih kepada Polresta Surakarta. Responsnya sangat cepat, belum sampai lima menit petugas sudah tiba di lokasi dan langsung mengamankan para pelaku. Kami sebagai masyarakat merasa lebih tenang karena setiap laporan benar-benar ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia berharap kecepatan pelayanan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang sigap dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *