Polresta Pati Salurkan 13 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jakenan
Polresta Pati Salurkan 13 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jakenan (JatengNOW/Dok)
PATI, JATENGNOW.COM – Polresta Pati melalui Satuan Samapta menyalurkan 13.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Rabu (19/8/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui kegiatan quick response pelayanan bencana alam kekeringan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.17 WIB.
Penyaluran dipusatkan di dua wilayah, yakni Dukuh Mbak Kapas dan Dukuh Banglean, Desa Tambahmulyo.
Sebanyak dua kendaraan dikerahkan untuk membawa bantuan air. Kendaraan AWC Sat Samapta mengangkut 8.000 liter air bersih, sedangkan satu truk tangki membawa 5.000 liter.
Air kemudian didistribusikan di dua titik. Pos rumah Didik di Dukuh Mbak Kapas RT 02/04 mendapat pasokan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 36 kepala keluarga.
Sementara pos rumah Zaini di Dukuh Banglean RT 05/02 menerima bantuan untuk sekitar 43 kepala keluarga.
Proses distribusi melibatkan personel kepolisian bersama pemerintah desa. Kanit Obvit Sat Samapta Polresta Pati AKP Riyanto dan Wakapolsek Jakenan Ipda Adik W, S.H., turut turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, tujuh personel Sat Samapta dan lima anggota Polsek Jakenan ikut membantu pendistribusian air kepada warga.
Kapolresta Pati melalui Kasat Samapta Polresta Pati Kompol Ali Mahmudi, S.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Kami berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Bantuan ini merupakan wujud Polri hadir untuk masyarakat,” ujar Ali.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar sehingga bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak kekeringan.
Polisi juga memastikan penanganan dampak kekeringan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Koordinasi dengan pemerintah desa akan terus dilakukan untuk memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Kami tidak hanya melaksanakan tugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat maupun bencana. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melihat kebutuhan masyarakat di lapangan,” katanya.
Ali menambahkan, sinergi antara Polresta Pati, Polsek Jakenan, dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kekeringan.
Masyarakat juga diimbau menggunakan air secara bijak selama musim kemarau serta segera melaporkan apabila terdapat wilayah lain yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghemat penggunaan air dan segera menyampaikan informasi apabila terdapat wilayah yang mengalami kesulitan air bersih. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai kebutuhan dan kemampuan yang ada,” jelasnya.
Polresta Pati mengingatkan masyarakat tidak ragu menghubungi kepolisian apabila membutuhkan penanganan cepat. Layanan Call Center Polri 110 dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian. (jn02)
