Ahmad Luthfi: Pancasila Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

0
image

Ahmad Luthfi: Pancasila Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi perekat utama persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi usai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (1/6/2026).

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Menurut Luthfi, Pancasila harus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman suku, bahasa, ras, dan latar belakang sosial masyarakat.

“Apapun suku, bangsa, bahasa, maupun ras, tetap Pancasila sebagai perekat kita,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menilai nilai-nilai Pancasila harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kebijakan pemerintah agar masyarakat tetap hidup rukun dan saling menghargai.

Di Jawa Tengah sendiri, kata dia, implementasi nilai Pancasila diwujudkan melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.

Beberapa program yang disebut antara lain Dokter Spesialis Keliling (Speling), Kecamatan Berdaya, Pesantren Obah, Kartu Zilenial, program 1 KK 1 Rumah Layak Huni, Mageri Segoro, hingga fasilitas daycare untuk buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Yudian Wahyudi.

Dalam amanat itu, pemerintah daerah diminta memastikan setiap kebijakan publik selalu berpijak pada nilai-nilai Pancasila, terutama terkait keadilan sosial dan perlindungan terhadap masyarakat kecil.

“Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, serta tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Ahmad Luthfi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Pemprov Jateng berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pejabat daerah, ASN, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *