Luapan Bengawan Solo Rendam Solo, Kapolresta dan Forkopimda Gerak Cepat di Lapangan
Luapan Bengawan Solo Rendam Solo, Kapolresta dan Forkopimda Gerak Cepat di Lapangan (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Aparat gabungan bergerak cepat menangani banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo yang merendam sejumlah wilayah di Kota Surakarta, Rabu (15/4/2026). Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lokasi terdampak di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan.
Kehadiran Kapolresta bersama Wali Kota Surakarta Respati Ardianto, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, serta Wakapolresta AKBP Sigit menjadi bentuk respons cepat dalam menghadapi bencana banjir yang dipicu tingginya curah hujan di wilayah Solo Raya. Luapan air Bengawan Solo menyebabkan genangan di permukiman warga dan ruas jalan, tidak hanya di Serengan tetapi juga meluas ke wilayah Laweyan dan Pasar Kliwon.
Di lapangan, Kapolresta bersama jajaran langsung melakukan pengecekan kondisi wilayah sekaligus membantu pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan, termasuk di Jalan Yos Sudarso, Joyotakan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan serta meminimalisir risiko kecelakaan akibat genangan air.
Selain itu, petugas juga membantu mendorong kendaraan yang mogok saat melintasi banjir. Tak hanya fokus pada lalu lintas, aparat gabungan juga melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Kapolresta Surakarta menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan sekitar 160 personel gabungan dari Polresta Surakarta dan Polsek jajaran untuk menangani dampak banjir.
“Kami mengerahkan personel untuk membantu evakuasi warga, pengaturan lalu lintas, serta pengamanan di lokasi terdampak. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar situasi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi. Warga diminta tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang cukup dalam demi keselamatan.
Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan banjir serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan di wilayah Surakarta. (jn02)
