PSIS Kena FIFA Banned, Yoyok Sukawi Pastikan Tak Lepas Tangan

0
YOYOK SUKAWI8

Mantan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Mantan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar sanksi larangan registrasi pemain baru atau FIFA Banned yang kembali dijatuhkan kepada klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.

Penjelasan itu disampaikan Yoyok melalui video yang diunggah di akun TikTok pribadinya @yoyok_sukawi, Minggu (31/5/2026).

Dalam pernyataannya, Yoyok membenarkan bahwa PSIS Semarang memang mendapatkan sanksi FIFA untuk dua kasus yang berkaitan dengan pemutusan kontrak dua pemain asing pada tahun 2025 lalu.

“Bahwa benar PSIS mendapatkan sanksi FIFA Banned terbaru untuk dua kasus. Perlu saya tegaskan bahwa kasus tersebut terkait pemutusan kontrak dua pemain asing pada tahun 2025 yang lalu,” ujar Yoyok seperti dalam unggahan video Tiktok @yoyok_sukawi, Minggu (31/5/2026).

Ia menegaskan tanggung jawab penyelesaian kasus tersebut tetap berada di manajemen lama sesuai kesepakatan dengan manajemen baru PSIS.

Menurut Yoyok, kewajiban pembayaran sanksi FIFA nantinya akan menggunakan anggaran PSIS musim 2024-2025 yang saat ini masih berupa piutang besar dari PT Liga Indonesia Baru.

“Piutang inilah yang sesuai kesepakatan manajemen baru dan manajemen lama akan dipergunakan untuk menyelesaikan kasus 2024-2025 hingga tuntas,” jelasnya.

Yoyok juga mengungkapkan bahwa pihak PSIS telah beberapa kali menagih hak klub kepada PT LIB, termasuk melalui surat resmi yang dikirim pada 12 Mei 2026.

Ia berharap PT LIB segera melunasi kewajibannya agar persoalan sanksi FIFA dapat segera diselesaikan.

“Saya berdoa semoga segera dituntaskan ini utang-utang LIB kepada PSIS Semarang, karena sudah terlalu lama,” katanya.

Meski tengah menghadapi FIFA Banned, Yoyok optimistis PSIS tetap bisa mendaftarkan pemain baru tepat waktu untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.

“Saya optimis PSIS bisa mendaftarkan pemain baru tepat waktu. Karena saya yakin PT Liga Indonesia Baru akan segera melunasi utang-utangnya kepada PSIS Semarang,” tandasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *