September 17, 2026

Ribuan Foodtray MBG di Jepara Ditarik, 17 Siswa dan Guru Dilarikan ke Rumah Sakit

0
image

Ribuan Foodtray MBG di Jepara Ditarik, 17 Siswa dan Guru Dilarikan ke Rumah Sakit (JatengNOW/Dok)

JEPARA, JATENGNOW.COM – Sebanyak 2.688 foodtray program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jepara Karangkebagusan ditarik kembali setelah muncul persoalan pada menu ayam katsu, Rabu (16/9/2026).

Penarikan dilakukan setelah pihak sekolah melaporkan adanya keluhan terhadap ayam katsu yang telah diterima penerima manfaat. Sebanyak 17 orang, terdiri dari 14 siswa dan tiga guru, kemudian dibawa ke RS PKU Aisyiyah untuk menjalani pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Hadi Sarwoko membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan seluruh warga yang menjalani pemeriksaan telah mendapat penanganan medis dan diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.

“Dalam rangkaian kejadian tersebut, 17 orang dibawa ke RS PKU Aisyiyah untuk menjalani pemeriksaan. Mereka terdiri dari 14 siswa SD dan tiga guru. Seluruhnya mendapat penanganan medis secara rawat jalan,” kata Hadi.

Persoalan pada ayam katsu diketahui sejak proses pengolahan di dapur SPPG. Sekitar pukul 02.00 WIB, tim menemukan satu baskom ayam yang mengalami perubahan bau.

Bahan tersebut kemudian langsung dipisahkan dan tidak digunakan. Pengawas gizi juga telah meminta petugas pengolahan agar ayam tersebut tidak dicampurkan dengan bahan lainnya.

Namun, sekitar pukul 03.00 WIB, pemeriksaan kembali dilakukan terhadap ayam katsu yang telah melalui proses penggorengan. Dari pengecekan tersebut, ditemukan adanya perbedaan kondisi pada ayam yang telah diolah.

“Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan ada ayam katsu yang kondisinya berbeda. Sebagian masih layak dan sebagian lainnya sudah tidak layak,” ujar Hadi.

Sebelumnya, SPPG Jepara Karangkebagusan menerima sebanyak 2.750 potong ayam fillet pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 15.18 WIB. Bahan tersebut diterima dalam kondisi segar, dengan sebagian lainnya dalam keadaan beku.

Ayam yang masih beku kemudian menjalani proses pencairan atau thawing. Setelah itu, bahan disortir dan dicuci sebelum masuk ke tahap pengolahan.

Sekitar pukul 07.45 WIB, Ahli Gizi bersama Kepala SPPG kembali melakukan pengecekan terhadap ayam yang sudah berada di bagian pemorsian.

Tidak lama berselang, sekitar pukul 08.58 WIB, SD Negeri Karangkebagusan melaporkan adanya keluhan terkait ayam katsu yang diterima dalam paket MBG.

Pihak SPPG kemudian mengambil langkah dengan menarik seluruh foodtray yang telah didistribusikan. Penarikan dilakukan untuk mencegah makanan yang diduga bermasalah kembali dikonsumsi sekaligus mengantisipasi bertambahnya penerima manfaat yang mengalami keluhan.

Sekitar pukul 09.45 WIB, staf SPPG mendatangi sekolah-sekolah penerima MBG untuk menarik makanan yang telah dibagikan. Petugas sekaligus melakukan pengecekan terhadap kondisi siswa dan guru yang telah mengonsumsi menu tersebut.

Dari proses penanganan tersebut, sebanyak 17 orang dibawa ke RS PKU Aisyiyah. Mereka terdiri dari 14 siswa SD dan tiga guru yang dilaporkan mengalami keluhan berupa mual, pusing dan diare setelah mengonsumsi menu MBG.

Setelah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis, seluruhnya diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Pada Rabu (16/9/2026), SPPG Jepara Karangkebagusan diketahui mendistribusikan program MBG kepada 2.688 penerima manfaat.

Jumlah tersebut terdiri dari 2.158 siswa, 161 guru dan tenaga kependidikan, serta 369 penerima manfaat kelompok 3B.

Adapun menu MBG yang dibagikan pada hari itu terdiri dari nasi putih, ayam katsu, tumis kol dan wortel, tahu goreng, serta anggur merah.

Penarikan seluruh foodtray menjadi langkah cepat SPPG setelah muncul keluhan untuk mencegah konsumsi lanjutan terhadap menu yang dipermasalahkan, sementara penerima manfaat yang mengalami keluhan telah mendapatkan pemeriksaan medis. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *