Tekan Narkoba dari Dalam Lapas, Polda Jateng Siap Backup Pengamanan
Tekan Narkoba dari Dalam Lapas, Polda Jateng Siap Backup Pengamanan (JatengNOW/Dok)
SEMARANG, JATENGNOW.COM — Polda Jawa Tengah menerima kunjungan jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi penegak hukum, Rabu (29/4/2026).
Rombongan yang dipimpin Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, disambut langsung Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Yos Guntur bersama Kabid Humas Kombes Pol Artanto. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan pembahasan sejumlah langkah strategis, terutama terkait peningkatan keamanan dan pencegahan peredaran narkotika.
Kabid Humas Polda Jateng, Artanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama kedua institusi.
“Hari ini kami menerima kunjungan Kalapas Semarang beserta jajaran. Banyak hal yang kami bahas, khususnya dalam meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antara Polda Jateng dengan Lapas Semarang,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepolisian siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam upaya deteksi dini serta penguatan sistem pengamanan di lingkungan lapas.
“Kami siap membackup pihak lapas guna melakukan deteksi dini dan pengamanan, termasuk langkah-langkah pencegahan peredaran narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Yos Guntur, menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam memberantas jaringan narkotika.
“Tidak ada ruang bagi jaringan narkoba, termasuk yang mencoba beroperasi dari dalam lapas,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, menyebut kunjungan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus meningkatkan kolaborasi dan kerja sama guna meningkatkan keamanan serta pelayanan terhadap warga binaan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kerja sama tersebut mencakup penguatan sistem peradilan pidana (criminal justice system) guna meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas.
Dengan sinergi ini, diharapkan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan semakin optimal, sekaligus menutup celah peredaran narkotika demi terciptanya kondisi yang aman dan kondusif. (jn02)
