Warga Bingung Urus Dokumen Kependudukan? Dindukcapil Rembang Buka Layanan Edukasi via Live TikTok

0
image

Warga Bingung Urus Dokumen Kependudukan? Dindukcapil Rembang Buka Layanan Edukasi via Live TikTok (JatengNOW/Dok)

REMBANG, JATENGNOW.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang menghadirkan inovasi sosialisasi administrasi kependudukan melalui siaran langsung atau live TikTok. Terobosan ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai persyaratan dan prosedur pengurusan dokumen kependudukan, termasuk Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Inovasi tersebut menjadi salah satu upaya menjawab kebingungan warga dalam mengakses layanan administrasi kependudukan. Terlebih, capaian IKD di Kabupaten Rembang tercatat baru mencapai 14.318.

Sekretaris Dindukcapil Rembang, Agung Ratih Kusumawardani, mengatakan peluncuran siaran langsung TikTok merupakan tindak lanjut atas masukan masyarakat dalam konsultasi publik yang digelar sebelumnya. Salah satu aspirasi yang disampaikan warga adalah perlunya peningkatan sosialisasi agar informasi layanan kependudukan lebih mudah dipahami.

“Jadi, hari ini kita menindaklanjuti beberapa waktu yang lalu, kita ada konsultasi publik. Salah satu masukannya adalah sosialisasi kepada masyarakat tentang administrasi kependudukan. Hari ini kita launching yang pertama kali live TikTok,” tuturnya.

Siaran perdana yang berlangsung pada Rabu pukul 14.00 hingga 15.00 WIB itu mendapat respons dari warganet. Berdasarkan pantauan selama kegiatan, hampir 1.500 pengguna bergabung dan jumlah tanda suka atau like mencapai lebih dari 6.000.

Sejumlah pertanyaan mengenai administrasi kependudukan juga disampaikan masyarakat selama siaran berlangsung. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi Dindukcapil untuk menjelaskan informasi pelayanan secara langsung melalui platform yang dekat dengan keseharian warga.

Agung mengaku senang dengan respons masyarakat. Menurutnya, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi pelayanan publik tanpa mengganggu aktivitas pelayanan rutin di kantor.

“Kami enjoy melakukannya karena sembari bekerja, informasi kekinian bisa kita sampaikan. Kita memanfaatkan sumber daya yang ada dan memaksimalkan SDM yang ada. Ternyata teman-teman kita multitalenta, dan itu kita dukung serta dorong,” ungkapnya.

Melalui inovasi ini, Dindukcapil Rembang berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi yang benar mengenai persyaratan, prosedur, dan berbagai layanan administrasi kependudukan, termasuk aktivasi serta penggunaan IKD.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari warga. Wingga menilai siaran langsung TikTok Dindukcapil Rembang memberikan manfaat karena menyajikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar hiburan.

“Kalau menurut saya sebagai masyarakat, itu membantu karena informatif. Live TikTok-nya bukan TikTok main-main, tetapi mengandung informasi yang informatif bagi masyarakat,” kata Wingga.

Ia menilai penyampaian informasi melalui media sosial dapat membantu warga memperoleh kejelasan mengenai layanan administrasi kependudukan, termasuk informasi yang selama ini diterima melalui tingkat desa maupun pusat.

Menurutnya, akses informasi di wilayah perdesaan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat. Selama ini, warga kerap mengandalkan papan pengumuman di balai desa atau informasi dari orang-orang di lingkungan tempat tinggal.

Karena itu, Wingga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin agar semakin banyak warga memperoleh informasi pelayanan publik secara langsung.

“Kalau ada acara seperti ini, live TikTok yang informatif dan mendukung masyarakat, saya suka. Lebih baik kalau dibuat sering-sering,” ujarnya.

Dengan memadukan edukasi melalui media sosial dan pendekatan pelayanan langsung ke desa, Dindukcapil Rembang berupaya memperluas jangkauan informasi administrasi kependudukan. Langkah ini diharapkan membantu masyarakat memahami prosedur layanan sekaligus meningkatkan pemanfaatan dokumen kependudukan digital. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *